Kamis, 21 Februari 2019

Apakah Penting Melindungi Buah Hati anda dengan Asuransi Kesehatan Anak?


Sebagai Orang tua yang baik, pasti kita menginginkan yang terbaik untuk buah hati kita. Terutama dalam masalah kesehatan. Tentu saja, tak jarang orang tua yang memilih dokter berpengalaman dan pelayanan yang berkualitas baik untuk pengobatan di saat sang buah hati tidak sehat. Namun untuk mendapatkan sesuatu yang baik dan berkualitas, maka kita harus rela mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak sedikit. Disinilah mengapa kita sebagai orang tua perlu melindungi buah hati kita dengan Asuransi Kesehatan Anak.

Biasanya kita akan merasa berat karena harus membayar secara sekaligus biaya yang dikeluarkan untuk pelayanan kesehatan. Namun dengan adanya Asuransi meringankan kita untuk menanggung pembayaran atas biaya pengeluaran untuk pelayanan kesehatan sang buah hati. Anda cukup membaya iuran premi bulanan sesuai kebutuhan.

Beberpa hal yang harus dipertimbangkan apakah harus melindungi Buah hati dengan asuransi atau tidak?

1.      Apakah keluarga anda memiliki riwayat Penyakit Keturunan

Tak jarang ada keluarga yang biasanya memiliki riwayat penyakit keturunan, biasanya ini ada pada darah keturunan anda maka mengakibatkan buah hati anda lebih rentan untuk terkena penyakit dalam masa perkembangannya. Jika ini terjadi pada keluarga anda maka anda perlu mempertimbankan untuk memiliki asuransi kesehatan untuk buah hati anda.

2.      Apakah Kelahiran si Buah hati terhitung Normal?

Pada umumnya ketika ibu melahirkan sang buah hati maka dokter akan memberikan diagnosa apakah anak anda dalam kondisi kesehatan yang baik atau tidak. Jika diagnosa dokter menyatakan bahwa kesehatan sang buah hati tidak baik. Sebaiknya anda melindungi sang buah hati sejak dini.

3.      Apakah bisa mengelola keuangan sendiri?

Seandainya, Anda tidak ada riwayat penyakit keturunan dan bahkan sibuah hati saat dilahirkan tergolong diagnosa yang sehat. Tapi apakah akan menjamin bahwa buah hati anda tidak memerlukan biaya pengobatan serta pelayanan perawatan Rumah Sakit?

Memang sebenarnya orang tua terutama seorang ibu biasanya bisa mengelola sendiri keuagannya.

Untuk contoh: ketika anda melindungi buah hati anda dengan memiliih Asuransi Kesehatan Anak dengan Premi Rp. 300.000/ bulan selama 5 tahun sang buah hati mengalami biaya Perawatan di Tahun Ke-2 dengan biaya yang cukup mahal contoh : Rp. 12.000.000. Maka biasanya pihak asuransi akan klaim biaya perawatan tersebut.

 Dibandingkan dengan anda menyimpan sendiri uang Rp. 300.000 per Bulan apakah akan selama 5 Tahun atau = (12 x Rp. 300.000) x 2 = Rp. 7.200.000,- Belum lagi biasanya jika uang kita simpan secara pribadi pasti ada saja pengeluaran tak terduga. Uang ini tidak akan cukup untuk melakukan perawatan untuk sang buah hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar