Sabtu, 21 Juli 2018

Cara Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek Tanpa Bahan Kimia



Setiap harinya ada puluhan bahkan ratusan bayi yang mengalami penyakit batuk dan pilek. Kurangnya kekebalan tubuh bayi membuat bayi mudah terserang penyakit batuk dan pilek. Biasanya dalam masa pertunbuhan bayi, bayi akan mengalami hingga 7 kali pilek. Banyak orang tua yang bingung untuk mengobati bayi 2 bulan batuk pilek.
Virus dan bakteri yang dibawa oleh orang yang terkena pilek dapat mengontaminasi kebersihan dari bayi. Gejala yang dialami oleh bayi yang terkena pilek adalah hidung tersumbat atau hidung ingusan, demam ringan hingga 38 derajat Celcius, bersin, batuk, kehilangan nafsu makan dan sulit untuk tidur.
Sperti yang disarankan Ilmu Kesehatan Anak-Anak Amerika agar tidak memberikan obat batuk dan pilek kepada anak yang berusia di bawah umur 6 tahun dikarenakan adanya efek samping yang sangat fatal. Banyak orang tua yang lebih memilih metode yang alami untuk menyembuhkan pilek sang buah hati. Pengobatan rumah dipercaya akan meringankan gejala dan memperkuat kekebalan tubuh anak.
Jika terjadi demam pada anak yang sudah melebihi suhu lebih dari 38 derajat celcius dan gejala yang di derita anak sudah lebih dari satu minggu, maka dianjurkan kepada orang tua untuk membawa anaknya ke dokter. Karena penanganan anak bayi lebih sulit daripada penanganan orang dewasa. Sistem kekebalan tubuh bayi belum sempurna seperti orang dewasa. Maka dibutuhkan penanganan khusus dalam mengobati bayi 2 bulan batuk pilek.
Obat Untuk Bayi Tanpa Kimia
Berikut ini cara alami untuk Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek:
1.      Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek Dengan menggunakan Lemon
Lemon merupakan bahan alami yang mudah didapatkan. Vitamin C yang terdapat pada lemon membantu meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh bayi. Antibakteri dan anti inflamasi juga mengurangi gejala, seperti sakit tenggorokan, hidung berair dan batuk. untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun, tambahkan gula bukannya madu untuk menambah rasa.

2.      Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek Dengan Madu
Madu merupakan obat yang sangat aman untuk anak-anak. Pada madu terkandung antioksidan, dan antibakteri yang berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh anak dan bersifat menenangkan batuk, meredakan sakit tenggorokan, dan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Jangan memberikan madu untuk bayi yang berusia kurang dari 1 tahun.

3.      Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek Dengan Sup Ayam Hangat
Jika bayi yang telah berusia lebih dari 1 tahun, sup ayam merupakan makanan pilihan yang sangat bagus untuk meredakan pilek anak. Sup ayam yang disajikan dengan sangat bergizi dan dapat membantu meringankan hidung tersumbat. Antioksidan yang terkandung di dalamnya mempercepat proses penyembuhan. Sup ayam dapat dicampurkan dengan berbagai sayuran untuk lebih meningkatkan gizi.

sup ayam meningkatkan fungsi pelindung silia di rongga hidung yang mencegah penularan masuk dalam tubuh. bahwa sup ayam juga berisi sejumlah zat dengan manfaat kesehatan untuk infeksi saluran pernapasan atas. Sup ayam dapat diberikan kepada bayi 2 atau 3 kali dalam sehari

4.      Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek Dengan Jahe
Jahe merupakan bahan alami yang memiliki manfaat yang sangat banyak. Jahe juga dapat digunakan sebagai pereda pilek karena mengandung sifat anti inflamasi, antibakteri, antivirus dan antitusif (penekan batuk). Hal ini juga efektif dalam membantu keringat keluar dan mengusir panas yang dapat menurunkan demam ringan.

Manfaat lain dari jahe adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada bayi yang dapat membantu mempercepat pemulihan pilek pada bayi. Jahe juga merupakan obat tradisional yang mudah untuk didapatkan di rumah. Untuk anak-anak juga dapat diberikan irisan jahe atau permen jahe untuk dikunyah langsung.
Bagaimana? Mudah bukan untuk mencari bahan-bahan yang dapat Mengobati Bayi 2 Bulan Batuk Pilek?. Orang tua tidak perlu lagi pusing untuk mencari obat yang cocok untuk sang anak. Tidak harus selalu dengan obat yang mengandung kimia maka anak bisa sembuh. Dengan bahan alami pun anak bisa sembuh jika orang tua rajin memberikannya kepada sang buah hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar